Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Januari 2012

"Pssttt Jangan Bilang Siapa-Siapa!" ( K vs K ), movie 2012

Ini dia project film gue yang kedua: K VS K (Kita Versus Korupsi). September 2011 lalu, gue ditawarin Ilun (Chairun Nisa) untuk gabung dalam project ini bareng rumah produksi Cangkir Kopi. Di sini kita mencoba mengangkat "lawan korupsi" sebagai tema besarnya. Karena kebetulan ini adalah project yang ditawarkan oleh KPK.

Sebenernya gue agak buta dengan urusan korupsi yang ada di Indonesia. Tapi dengan kebutaan gue ini justru menguntungkan gue untuk bisa membuat cerita ini. Apalagi setelah gue mengikuti workshop yang diadain pihak KPK dan TII. Saat workshop, banyak hal yang gue dapet sebagai bekal gue untuk bisa memahami lebih dalam masalah korupsi yang terjadi di Indonesia.


Kebetulan Ilun sebagai sutradara, emang mau mengangkat cerita yang sederhana bersettingkan anak sekolahan. Menurut pengalaman Ilun, praktek korupsi ngga cuma ada di dunia politik, melainkan juga ada di dunia anak-anak muda. Dia dulu pernah disuruh gurunya untuk jualan buku yang harganya lebih mahal dari aslinya dengan iming-iming nilai yang bagus. Nah, dari sini gue pun mencoba mengembangkan sekelumit ide ini dengan apa yang gue dapet dari workshop waktu itu. Dan jadilah cerita "Pssttt, Jangan Bilang Siapa-Siapa!" ini :)


Sinopsis: Olla membeli buku pada Echi dengan harga yang cukup mahal. Gita pun jadi penasaran, kenapa harga buku yang dijual Echi lebih mahal dari pada yang dijual di toko buku. Gita lalu iseng-iseng nanya tentang asal muasal harga buku tersebut. Tak diduga hasil iseng-iseng tersebut malah membongkar adanya praktek korupsi beruntun yang dilakukan oleh banyak pihak.

---

Praktek korupsi ternyata sangat kental di masyarakat. Sadar atau tidak sadar, praktek ini sepertinya sudah sangat lumrah di mata orang-orang awam. Olla dan Echi adalah korbannya. Sebagai generasi bangsa, ternyata mereka sudah terbiasa melakukan penggelembungan uang demi mendapatkan keuntungan untuk diri mereka sendiri. Korupsi kecil ini mereka lakukan karena mereka meniru apa yang dilakukan generasi sebelumnya. Nah, bagaimana seharusnya kita menanggapi hal ini?

Selain film "Pssttt, Jangan Bilang Siapa-Siapa!", ada 3 film lain dengan 3 sutradara yang berbeda. Ada "Rumah Perkara" sutradara Emil Heradi, "Aku Padamu" sutradara Lasja F. Susatyo, dan "Selamat siang, Risa!" sutradara Ine Febrianti. Ketiga film lainnya ngga kalah menariknya. Apalagi film-film ini didukung oleh bintang-bintang yang cukup tenar. Ada Nicolas Saputra, Revalina S. Temat, Verdi Solaiman, Tora Sudiro, Ence Bagus, Ringgo Agus, dll. 4 Film ini digabung jadi satu dengan judul "K Vs K" (Omnibus).

Film ini diputar perdana secara terbatas pada tanggal 26 Januari 2012 di Djakarta Theater. Banyak pers, sineas, aktivis anti korupsi dan orang-orang KPK sendiri yang menonton film ini. Sejauh ini film K Vs K ini mendapat sambutan baik bagi siapa pun yang pernah menontonnya.
Sayangnya film ini dibuat untuk keperluan non komersil sehingga tidak diputar di seluruh bioskop Indonesia. Tapi yang penasaran, jangan khawatir. Karena film K Vs K ini bakal diputer secara roadshow. Yang gue denger kota pertama yang bakal dikunjungi adalah kota Makassar dan Semarang. Tapi untuk lebih lanjutnya coba follow aja twitter: @bersihindonesia untuk info lebih lanjut. Dalam waktu dekat ini film "K Vs K" bakal diputer di Kineforum (Taman Ismail Marzuki) pada tanggal 13 - 18 Februari 2012 pkl 17.00 WIB. Gratis lho... ^_^


Lebih senengnya lagi, orang-orang yang terlibat dalam film gue ini adalah temen-temen gue sendiri. Ada Marsel, Asih, Pesa, Sutan, Meti, Cika, Dipo, Yunus, Ical, dll... Hahaha.. Dulu sempet berharap setelah lulus dari kuliah gue pengen bikin film bareng mereka lagi. Dan akhirnya terkabul juga :D

Tim Produksi

Produser Eksekutif
BUSYRO MUQODDAS
JUHANNI GROSSMANN
TETEN MASDUKI

Produser
M. ABDUH AZIZ

Produser Kreatif
PRIMA RUSDI

Penanggung Jawab Proyek
DEDIE A. RACHIM
ARY NUGROHO
ILHAM B. SAENONG

Supervisi Penyunting Gambar
SASTHA SUNU

Supervisi Tata Suara
WAHYU TRI PURNOMO

Produser Pelaksana
ICANG S TISNAMIHARJA

Koordinator Produksi
AGE A. MAULANA

Art Director/Graphic Designer
RANGGA SASTROWARDOYO

Musik untuk Title
EFEK RUMAH KACA

Sutradara
EMIL HERADI (RUMAH PERKARA)
LASJA F. SUSATYO (AKU PADAMU)
INE FEBRIYANTI (SELAMAT SIANG, RISA!)
CHAIRUN NISSA (PSSSTTT... JANGAN BILANG SIAPA-SIAPA)

Penata Sinematografi
ANGGI FRISCA (RUMAH PERKARA)
ICAL TANJUNG (AKU PADAMU)
IPUNG RACHMAT SYAIFUL (SELAMAT SIANG, RISA!)
YUNUS PATAWARI (PSSSTTT... JANGAN BILANG SIAPA-SIAPA)


Penulis Skenario
MOHAMAD ARIANSYAH & DAMAS CENDIKIA (RUMAH PERKARA)
SINAR AYU MASSIE (AKU PADAMU)
INE FEBRIYANTI & GUNAWAN RAHARJA (SELAMAT SIANG, RISA!)
JAZZY MARISKA USMAN (PSSSTTT... JANGAN BILANG SIAPA-SIAPA) ^_^

Pemain
TEUKU RIFNU WIKANA, RANGGANI PUSPANDYA, NICHOLAS SAPUTRA, REVALINA S. TEMAT, RINGGO AGUS RAHMAN, TORA SUDIRO, DOMINIQUE AGISCA DIYOSE, INE FEBRIYANTI, ALEXANDRA NATASHA, SISKA SELVI DAWSEN, NASHA ABIGAIL

NEWS:

BLOG Rumahbaca-zhaffa: Film Kita Versus Korupsi

Beritasatu.com: Nicholas Saputra - Apa Kita Korupsi?

BLOG Arantan: Film Kita VS Korupsi, rakyat pun juga turut kontibusi menghidupkan korupsi

kapanlagi.com: K vs K - Melawan Budaya Korupsil

kompas.com: Kita Versus Korupsi Gambaran Risiko Korupsi

tribunnews.com: KPK bareng TII Luncurkan Film Kita Versus Korupsi

detiknews.com: KPK Luncurkan Film Kita Versus Korupsi

thejakartapost.com: KPK Screens Antigraft Films

http://www.bisnis.com/articles/film-korupsi-koruptor-itu-tuna-nurani

vivanews.com: KPK Produksi 4 Film Pendek Tentang Korupsi

entertainment.ghiboo.com: Filmpun Kini Anti Korupsi

BLOG edorusyanto: Kita Versus Korupsi - Awas Korupsi Bisa Bikin Kecelakaan Jalan

seruu.com: Kita vs Korupsi - Omnibus - Empat Film Pendek Anti Korupsi

inilah.com: Film Kita Versus Korupsi Diputar Perdana

investor.co.id: Filmpun Menyentil Korupsi

thejakartaglobe.com: Indonesia's Culture of Corruption Exposed on Film

antaranews.com: Berantas Korupsi Lewat Film Kita VS Korupsi

Banjarmasin Post: KPK Luncurkan Film Anti Korupsi

filmindonesia.or.id: K VS K - Omnibus Melawan Korupsi

Minggu, 21 Agustus 2011

JELAS INI CV GUE

Udah lama banget ngga ngeblogging. Miss u soooo…. huhuhu…

Inget banget dulu pas jaman SD suka nulis buku harian. Beruntung banget remaja yang hidup di jaman sekarang. Mereka udah punya blog biar bisa berbagi cerita dengan orang lain. Tapi sebenernya buku harian -- atau yang sering dikenal sebagai Dairy—punya konsep yang berbeda sama blog. Menurut gue, buku harian lebih bersifat privacy. Dulu gue sangat over protective sama Diary gue. Sampai-sampai gue kasih gembok biar ngga bisa dibaca sama siapapun. Bahkan gue marah besar pas tau kakak gue baca Diary gue. Sampai gue nangis-nangis segala, seolah-olah rahasia besar gue kebongkar dan hidup gue hampir berakhir (kalau yang ini lebay, tapi ini kisah nyata).

Sebenarnya, gue nulis buku harian itu cuma untuk curhat. Kebanyakan sih gue curhat masalah percintaan. Biasalah, anak ABG. Saking banyaknya yang gue taksir, gue jadi ga berani cerita ke siapa-siapa. Makanya nulis di Diary. Hahaha…

Anyway, mungkin karena bakat gue nulis buku harian akhirnya bakat itu tersalurkan juga. Sebagai pecinta film, gue akhirnya tiba di titik penentuan karir gue. Gue milih masuk dunia perfilman dengan mayor penulisan skenario. Dan Puji Tuhan, karir ini gue mulai di tahun 2007.

Thanks a lot buat Tiya Sirhan yang ngasih kesempatan gue untuk dapetin pengalaman menulis skenario untuk industri TV pertama gue. Tiya Sirhan adalah penulis seknario yang terkenal dengan FTV dan sinetronnya "Juragan Jengkol". Di sini gue mulai nulis FTV di SCTV dengan judul “Cinta 117 kg” (Masayu Anastasia, Tommy Kurniawan). Mungkin yang pernah lihat FTV ini pasti ngira gue nyontek film korea “200 Pounds Beauty”. Yup, gue emang nyontek. Tapi asal kalian tau, gue ngga nyontek skenarionya lho… Tapi gue menginterprestasikan kembali film itu dalam skenario versi Indonesianya. Jadi bisa dibilang film ini adalah versi Indonesianya. Dari sini, gue belajar banyak soal FTV. Menulis skenario berbeda dengan nulis cerpen atau novel. Mungkin lo bisa nulis apa pun yang lo mau di cerita pendek atau novel. Tapi di film, lo harus perhatiin banyak hal. Ada setting & property, jumlah pemain, dan jumlah scene yang harus diperhitungkan. Bareng Tiya Sirhan, gue nulis FTV untuk SCTV sebanyak 13 judul (2007 - 2008).

Setelah bareng Tiya Sirhan, gue break dulu karena harus ngerjain Tugas Akhir kuliah gue di tahun 2008. Setelah semua beres, gue coba untuk nulis sinetron. Ngga nanggung-nanggung. Gue nulis sinetron striping bergenre Drama-Religi bertajuk “TA’ARUF” (Sahrul Gunawan, Jonatan Frizzy). Thanks buat Wawan dan Mas Bill yang mengantarkan gue sampai sini dan mengenal mba Nucke Rachma. penulis kondang yang terkenal dengan sinetronnya Pernikahan Dini. Walau agama gue bukan islam, tapi menulis sinetron Islami bukan penghalang buat gue. “Penulis skenario harus bisa menulis apa pun jenis genre filmnya.” Itu kata dosen gue mas Marselli Sumarno. Kalau ada kesulitan, gue tinggal tanya sama Mba Nucke atau partner nulis gue waktu itu yang beragama Islam. So far, sinetron Ta’aruf diterima di masyarakat (walau agak kontroversial sedikit waktu itu). Sinetron ini bertahan sampai 125 eps di mana gue menulis dari eps 5 bersama beberapa partner penulis di dalamnya (Sept 2008 - Jan 2009).

Foto & Doc klik: wrap party sinetron Ta'aruf.

Masuk tahun 2009, setelah nulis bareng mba Nucke, gue melebarkan sayap lagi dengan mencoba nulis film. Awalnya gue nulis untuk sebuah project film-DVD yang diadain PH D’colors dengan judul “Sabrina’s Project”. Project ini menarik bagi gue, karena mereka mengangkat genre remaja dengan pemain-pemain baru yang terlibat. Tapi project ini tertunda karena mereka mau bikin film terlebih dahulu. Beruntungnya gue dipercayakan untuk menulis film yang berjudul “Jinx” ini. Thanks buat Anindita yang rekomen gue untuk PH ini dan Haris Nizam dan kawan-kawan D’colors yang ngasih kesempatan ini buat gue. Gue nulis film Jinx dengan penuh fun. Karena ceritanya sangat menarik. Sayangnya film ini kurang laris di pasaran. Mungkin karena ceritanya agak belibet untuk masyarakat awam. Film ini diproduksi oleh Skylars Production tahun 2010 dan as you know, JINX adalah debut film layar lebar pertama gue.











bersama Harris Nizam, Produser film JINX dan sutradara film Surat Kecil Untuk Tuhan (SKUT)

Di sela-sela gue ngerjain film Jinx, gue juga mulai nulis FTV untuk program Bioskop Indonesia Trans TV. Thanks so much buat Mba Ifa (partner gue waktu nulis Ta’aruf) yang ngenalin gue ke PH Inka Look. Di sini gue ngajak sahabat gue Dhee Halim untuk nulis Bioskop Indonesia pertama kami “Putri Tonggos” (Ezza Yayang) yang disutradarai oleh Iqbal Rais (Tarixx Jabrix, Si Jago Merah). Dan di sini lah awal gue mengenal temen-temen dari Trans TV yang hebat-hebat. Ada Mba Ratih Kumala, Mba Ana, Mba Tari, Daniel Tito, Mas Emilka, Mas Harly, dll. Kurang lebih ada 11 judul FTV Bioskop Indonesia yang gue tulis baik sendiri maupun bareng partner gue (2009 – 2011). Beberapa review-nya bisa dilihat di blog gue "Rentetan Kisah".

Di sela-sela itu juga, gue kembali nulis sinetron striping. Kali ini bareng Mas Aviv Ilham untuk project sinetron lebaran di Indosiar berjudul “AMIRA” (Laudya Cyntia Bella). Sinetron ini sengaja di buat khusus untuk bulan Ramadhan dan hanya dibuat sebanyak (kurang lebih) 40 eps (Sept 2009). Lagi-lagi thanks buat Anindita yang udah ngenalin gue ke mas Aviv. Great job so far.

Masuk tahun 2010, entah kenapa tiba-tiba gue mengalami kebosanan dalam menulis skenario. Katanya sih hal ini lumrah di alami oleh para penulis skenario pada umumnya. Jadi di periode ini, gue ingin mencoba sesuatu yang lain, yaitu kerja lapangan (masih di dunia film & tv). Bulan April, gue diperkenalkan ke Mas Nura, seorang creative dari Trans 7 yang ngasih gue kesempatan untuk jadi partnernya di program “Plesetan Misteri” Trans 7 (Pangsit & Benjo –Ex-Timlo, Ivan Permana, Varissa, Charity). Di sini gue berlaku sebagai Assisten Sutradara II. Sayang gue cuma bertahan 2 bulan, karena ternyata passion gue untuk nulis timbul lagi.


Kembali di dunia tulis menulis, pertengahan tahun 2010 gue dipertemukan sama mba Lintang Wardani. Thanks to Danial Rifki yang rekomendasiin gue ke mba Lintang. Gue kenal nama mba Lintang sejak dia aktif di festival-festival film dan dikenal sebagai penulis sinetron handal. Seneng banget pas ternyata gue masuk tim “Cinta Fitri” season 6 (lagi-lagi season ini jatuh pas Ramadhan). Mungkin orang akan berpikir, apa gue bisa menyesuaikan diri di Cinta Fitri yang udah memasuki season ke 6?! Jawabannya sih ngga. Drama itu menarik untuk diikuti. Jadi pas gue ‘didongengin’ silsilah Cinta Fitri, awalnya emang bingungin. Tapi lama-lama sih ngga juga karena ternyata kehidupan mereka muternya disitu-situ aja. Hahaha…


Tim penulis CF

Well, setelah Cinta Fitri season 6, gue lanjut nulis season 7 bareng partner-parter kerja di season 6. Sayangnya, tim kami tidak merampungkan season 7 ini karena ada suatu sebab yang ngga bisa gue jelasin. Tapi untungnya, di sela-sela ini, pihak Trans TV nawarin gue untuk megang sebuah project serial remaja. Karena gue dipercayakan untuk nanganin Project ini sendiri, gue ngga mungkin ngelepas kesempatan ini begitu saja. Apalagi konsepnya mengambil tema drama remaja. Yang menarik, drama ini juga mengangkat nama SM*SH, boyband yang lagi naik daun saat itu. Terus terang, gue ngga kenal SM*SH sama sekali saat itu. Setelah meeting dengan orang Trans TV gue langsung browsing dan baca-baca artikel yang ada soal mereka sambil ngapalin nama-nama personilnya (ternyata mereka populer banget!! Ya ampun, ke mana aja gue pas itu ya?! )

Tahun 2011, project ini mulai jalan dengan judul “Cinta Cenat Cenut”. Ngga disangka sebelum tayangan ini mulai, uforianya sudah menggema di mana-mana. Mungkin karena fansnya SM*SH ini udah banyak banget dan mereka penasaran dengan acting para personil SM*SH yang notabene berbasic penyanyi, dancer dan model.

CCC adalah tayangan weekly (mingguan) berdurasi 1 jam. Mulai eps 8, tayangan jadi 1,5 jam karena permintaan penonton. Sayangnya CCC harus berakhir di eps 13. Awalnya CCC dibilang meniru serial Boys Before Flowers (Korea, 2007). Tapi sebagai penulisnya, gue menolak tanggapan ini. Karena gue cuma ambil karakter yang ada di dalam serial itu. Selebihnya, Plot cerita (alurnya) dari eps 1 sampai eps akhir, gue pikirin bareng tim. Dan hal ini lama kelamaan juga mulai disadari oleh para CCCLovers. Mereka bukan cuma suka karena ada SM*SH, tapi mereka jadi makin suka karena alur ceritanya yang menarik *wink*(syukur deh :D).

Banyak CCCLovers yang kecewa dan menyayangkan CCC yang hanya 13 eps. Yah, mudah-mudahan aja CCC diadain season 2-nya sesuai harapan CCClovers (dan tetep gue yang nulis, hahaha). Yang jelas, gue cukup enjoy ngerjain project ini. Apalagi dengan tim-tim paling kompak yang pernah gue temui (sejauh ini). Ada Dewieyen (Script Editor), Mas Mievta Genbi (Produser) dan Mas Archi Hekagery yang ngasih banyak masukan untuk ceritanya. Thanks a lot. As you know, Cinta Cenat Cenut adalah debut sinetron gue yang pertama dengan nama gue sendiri sebagai penulis skenario.

Well, sejauh ini sampai disana karya gue yang nyata dari tahun 2007-2011. So far, gue mencintai pekerjaan gue sebagai penulis skenario, baik itu drama untuk TV maupun film. Banyak suka dukanya dalam perjalanan karir ini. Dan gue berharap karir gue akan terus meningkat hingga gue mencapai kesuksesan yang gue impikan. Terima Kasih juga buat orang tua gue yang selama ini udah dukung gue hingga detik ini. Perjuangan belum berakhir. Tunggu karya-karya gue berikutnya. Dan mudah-mudahan karya-karya gue bisa lebih baik dan bisa diterima oleh masyrakat Indonesia dari Sabang sampai Marauke. Amien.

Oya satu lagi nih karya gue...

Kali ini tulisan gue yang berupa buku. Bukan buku gue sendiri sih. Tapi tulisan gue masuk ke kumpulan cerita berjudul "Gara-Gara Facebook" yang diterbitkan oleh penerbit Leutika. Cerita ini diambil dari blog gue yang berjudul "Gara-Gara Facebook". Pas itu facebook lagi booming-boomingnya dan gue lagi addict menggunakan jejaring sosial tersebut. Awalnya gue nulis cerita ini cuma untuk iseng aja karena saat itu gue ngerasain dampak/pengaruh facebook dalam kehidupan gue. Ceritanya fiksi walau terinspirasi dari temen-temen gue sendiri.

Enjoy karya-karya gue, dan tunggu karya-karya gue selanjutnya ya... salam :)


Rabu, 20 Januari 2010

Rentetan Kisah

Semua cerita dibawah ini ditulis oleh Jazzy MU. & Dhee Halim dan sudah pernah difilmkan dan ditanyangkan pada program BIOSKOP INDONESIA di TRANS TV.

PUTRI TONGGOS

Sutradara: Iqbal Rais
Produksi: Inka Look
Tayang: Selasa, 14 Juli 2009 jam 19.00 WIB
Genre: Comedy Romance, Fantasy
Pemain: Risty Tagor, Eza Yayang, Jajang C. Noer, Feby Febiola, Eman

'Putri terlahir dengan gigi yang tonggos. Kata Kikan, ibunya, gigi Putri adalah kutukan. Karena pada kenyataannya, gigi Putri bisa menjadi normal hanya pada saat bulan purnama saja. Untuk itu Kikan sama sekali tak memperbolehkan Putri untuk keluar sendirian di hari-hari biasa, ataupun bergaul dengan orang lain demi menghindari pernghinaan terhadap gigi Putri yang tonggos. Namun hal itu membuat Putri berontak. Putri ingin bebas dan melihat dunia di luar sana serta bergaul dengan orang lain. Bahkan Putri ingin mengenal lawan jenis dan merasakan yang namanya jatuh cinta. Diam-diam Putri pun melangsungkan niatnya untuk keluar sendirian saat bulan purnama. Dan pada saat itulah ia bertemu dengan Bayu. Bayu pun sangat mengagumi kecantikan Putri. Dan mereka pun saling jatuh cinta. Namun bagaimana kalau Bayu tahu keseharian Putri? Dan apakah Putri akan hidup dalam kutukannya untuk selamanya? Bagaimana Putri menyikapi hal ini?'







PERI KECIL ENGKONG

Sutradara: Ivan Bandito
Produksi: Inka Look
Tayang: Selasa, 28 Juli '09 jam 19.00 WIB
Ide Cerita: Raha Kurnia
Genre: Drama, Comedy Romance
Pemain: El Manik, Masayu Clara, Marrio Merdhitia, Lita Gading, Fanny Fadila

Zamroni akhirnya dikaruniai seorang anak bernama Anggi saat usianya sudah menjelang tua. Namun saat melahirkan istri Zamroni meninggal dunia. Zamroni pun membesarkan Anggi seorang diri. Saat Anggi beranjak dewasa, Zamroni pun sudah tak pantas dibilang sebagai seorang ayah. Anggi pun malu punya ayah yang mirip 'engkong-engkong'. Untuk itu ia mengakui ayahnya sebagai engkongnya dihadapan teman-temannya sendiri, terutama Teddi, cowok yang ditaksirnya. Namun bagaimana jika ternyata ayah Anggi memutuskan menikah lagi? Dan bagaimana jadinya jika ternyata wanita yang dipilih Zamroni untuk dinikahi adalah Oma Teddi sendiri?!








PETUALANGAN 100 RIBU

Sutradara: Betul Solihin
Produksi: Transinema Pictures
Tayang: Kamis, 17 September '09 jam 19.00 WIB
Genre: Drama
Pemain: Norman R. Akyuwen

'Abi mendapat uang 100ribu dari sang ayah sebagai hadiah ulang tahunnya. Abi berjanji akan menjaga uang itu sebaik mungkin. Namun apa yang terjadi apabila uang itu hilang? Kemana saja uang itu akan pergi...?!'







HP K-CRUT

Sutradara: Allo Geaffary
Produksi: Inka Look
Tayang: Selasa, 20 Oktober '09 jam 19.30 WIB
Genre: Comedy, Fantasy
Pemain: Nicky Tirta, Zidni Adam, Armanda Geraldy, Baby Gracia

'Suatu hari, Chandra mengalami hari yang sial.
Ia kehilangan HP-nya hingga putus dengan pacarnya, Ria.
Sampai akhirnya ia menemukan sebuah HP
yang diam-diam mempunyai kekutan ajaib.
Chandra menggunakan HP itu untuk mengatasi kesialannya.
Kekuatan seperti apa yang dimiliki HP baru Candra??'








OBOY SI KOBOY

Sutradara: Rudy Aryanto. SH
Produksi: Inka Look
Tayang: Kamis, 5 November '09 jam 19.30 WIB
Genre: Comedy, Fantasy
Pemain: Lukman Sardi, Harland Chaniago, Ricky Perdana, Jessica Parera

'Daffi sangat merindukan ayahnya yang sudah meninggal sambil menonton film "OBOY SI KOBOY" yang diperankan ayahnya sendiri. Tiba-tiba tokoh Oboy dalam film berbicara langsung pada Daffi. Dan yang mengejutkan, tokoh Oboy benar-benar keluar dari dalam TV. Daffi mengira itu hanya imajinasinya. Tapi ternyata tidak. Tokoh Oboy dalam TV pun benar-benar keluar dari TV dan hidup di dunia nyata. Bagaimana Daffi bisa menerima kenyataan ini?'








MAWAR HITAM ROSA

Sutradara: Dwi Ilalang
Produksi: Inka Look
Tayang: Selasa, 17 November '09 jam 19.30 WIB
Genre: Thriller, Horror
Pemain: Marrio Merdhitia

'Setelah kematian Adam, kekasihnya, Rosa menjadi suka dengan bunga mawar hitam. Namun sejak saat itu pula, Rosa mulai dibayangi kematian orang-orang disekitarnya. Dan semakin Rosa menyukai mawar hitam, maka orang-orang disekitarnya pun semakin dalam bahaya. Bagaimana Rosa menyikapi hal ini?!'


BISIKAN HANTU KEMBAR


Sutradara:
Produksi: Inka Look
Tayang: Selasa, 01 Desember '09 jam 19.30 WIB
Genre: Horror
Pemain: Arie Dwi Andika

'Felish adalah seorang bintang film terkenal. Kali ini, ia kebagian peran menjadi Maya, seorang artis terkenal yang meninggal karena dibunuh kekasihnya sendiri. Saat shooting berlangsung, banyak kejadian-kejadian yang mengerikan berhubungan dengan hantu Maya yang bergentayangan. Mario, sang sutradara harus mencari cara untuk menghentikan teror Maya agar shooting berjalan lancar. Namun bagaimana caranya mengusir roh halus yang ingin membalas dendam?'


TIGA CINTA SEDARAH

Sutradara: Sukarya ST. Marajo
Produksi: Transinema Pictures
Tayang: Kamis, 03 Desember '09 jam 19.30 WIB
Ide Cerita: Ruben Adrian S.
Genre: Drama
Pemain: Ratna Galih, Rizky Hanggono, Fauzi Badila, Ricky Perdana

'Dani, Hendra dan Citra memutuskan untuk tinggal di panti asuhan setelah orang tua mereka meninggal. Mereka berjanji untuk tinggal bersama selamanya. Namun Dani yang menginginkan hal terbaik bagi adik-adiknya membiarkan orang lain mengadopsi Citra tanpa sepengetahuan Hendra. Hal ini memicu emosi Hendra sehingga ia memutuskan untuk meninggalkan panti asuhan. Ketiga saudara itu berpisah hingga bertahun-tahun lamanya. Namun takdir mempertemukan mereka kembali tanpa mereka kenal satu sama lain. Dan apa jadinya jika terjadi cinta segitiga diantara mereka?'